Contoh Dialog Negosiasi Bisnis 3 Orang

Selamat datang Sobat Bisnis! Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang contoh dialog negosiasi bisnis 3 orang. Negosiasi merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam dunia bisnis. Dalam negosiasi, terdapat banyak teknik dan strategi yang harus dikuasai agar dapat mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Dalam hal ini, kita akan membahas tentang contoh dialog negosiasi bisnis 3 orang yang dapat menjadi referensi bagi Sobat Bisnis untuk meningkatkan kemampuan negosiasinya.

Pendahuluan

Sebelum memulai dialog negosiasi, ada baiknya untuk mengenal lebih dekat dengan pihak-pihak yang terlibat dalam negosiasi. Berikut adalah profil singkat ketiga orang yang akan terlibat dalam dialog negosiasi:

Nama Jabatan Perusahaan
Andi General Manager PT. Maju Terus
Budi Head of Marketing PT. Berkah Abadi
Cici Procurement Manager PT. Sejati Jaya

1. Andi

Andi adalah General Manager di PT. Maju Terus. Andi memiliki pengalaman di bidang manajemen selama 15 tahun dan terbiasa melakukan negosiasi dengan berbagai pihak. Andi dikenal sebagai orang yang terbuka dan cepat dalam mengambil keputusan.

2. Budi

Budi adalah Head of Marketing di PT. Berkah Abadi. Budi memiliki pengalaman di bidang pemasaran selama 10 tahun dan terbiasa melakukan negosiasi dengan supplier dan konsumen. Budi dikenal sebagai orang yang kreatif dalam mencari solusi dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain.

3. Cici

Cici adalah Procurement Manager di PT. Sejati Jaya. Cici memiliki pengalaman di bidang pengadaan selama 8 tahun dan terbiasa melakukan negosiasi dengan vendor. Cici dikenal sebagai orang yang teliti dan cerdas dalam membuat keputusan.

Taktik Negosiasi

Sebelum masuk ke dialog negosiasi, ada baiknya untuk mengetahui beberapa taktik negosiasi yang dapat digunakan untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan. Berikut adalah beberapa taktik negosiasi yang dapat digunakan:

1. Taktik Penawaran Awal

Taktik penawaran awal dilakukan dengan memberikan penawaran yang lebih tinggi dari harga yang sebenarnya. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesan nilai yang lebih pada barang atau jasa yang ditawarkan. Taktik ini dapat digunakan untuk mempengaruhi lawan negosiasi agar memberikan harga yang lebih rendah dari harga sebenarnya.

2. Taktik Kompromi

Taktik kompromi dilakukan dengan mencari titik temu antara kedua belah pihak. Dengan mencari titik temu, maka baik penawar maupun peminat dapat merasa puas dengan kesepakatan yang dicapai. Taktik ini dapat digunakan jika terdapat perbedaan pandangan antara kedua belah pihak.

3. Taktik Pengalihan Isu

Taktik pengalihan isu dilakukan dengan mengalihkan fokus dari isu utama ke isu lain yang lebih menguntungkan. Dengan mengalihkan fokus, maka pihak yang melakukan negosiasi dapat memperoleh keuntungan di bidang lain yang tidak terkait dengan isu utama. Taktik ini dapat digunakan jika terdapat perbedaan pandangan yang sulit untuk diselesaikan.

4. Taktik Persuasif

Taktik persuasif dilakukan dengan mengajak lawan negosiasi untuk memahami pandangan kita. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan argumentasi yang kuat dan meyakinkan agar lawan negosiasi dapat memahami terlebih dahulu pandangan kita. Taktik ini dapat digunakan jika terdapat perbedaan pandangan yang sulit untuk disepakati.

5. Taktik Kesepakatan Bersama

Taktik kesepakatan bersama dilakukan dengan mencari kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Dengan melakukan kesepakatan bersama, maka baik penawar maupun peminat dapat merasa puas dengan kesepakatan yang dicapai. Taktik ini dapat digunakan jika kedua belah pihak memiliki kepentingan yang sama.

Contoh Dialog Negosiasi Bisnis 3 Orang

Setelah mengetahui beberapa taktik negosiasi, maka kita akan membahas tentang contoh dialog negosiasi bisnis 3 orang. Pembahasan contoh dialog negosiasi bisnis 3 orang akan dibagi menjadi beberapa bagian untuk memudahkan pemahaman. Berikut adalah contoh dialog negosiasi bisnis 3 orang:

1. Pembukaan

Andi: Selamat pagi Budi dan Cici, terima kasih telah hadir dalam pertemuan ini. Saya Andi selaku General Manager di PT. Maju Terus, ingin membahas tentang kerjasama antara perusahaan kami dan perusahaan Sobat. Apakah Sobat sudah siap untuk memulai dialog negosiasi?

Budi: Selamat pagi juga Andi dan Cici. Terima kasih sudah mengundang kami dalam pertemuan ini. Kami siap untuk memulai dialog negosiasi.

Cici: Selamat pagi Andi dan Budi. Kami juga siap untuk memulai dialog negosiasi.

2. Penawaran Awal

Andi: Pertama-tama, kami ingin menawarkan produk-produk terbaru kami kepada Sobat. Produk-produk kami memiliki kualitas terbaik dan harga yang sangat kompetitif. Harga yang kami tawarkan adalah Rp 10.000.000,- untuk satu produk.

Budi: Terima kasih atas penawarannya, Andi. Namun, harga yang Sobat tawarkan masih terlalu tinggi bagi kami. Kami dapat memberikan harga Rp 8.000.000,- untuk satu produk.

Cici: Saya setuju dengan Budi. Harga yang kami tawarkan sudah sangat kompetitif. Apakah PT. Maju Terus dapat memberikan harga yang lebih rendah?

3. Taktik Persuasif

Andi: Saya memahami pandangan Sobat Bisnis. Namun, produk-produk kami memiliki kualitas yang sangat baik dan kami yakin Sobat tidak akan kecewa dengan produk-produk kami. Harga yang kami tawarkan sudah sangat kompetitif dan kami tidak dapat menurunkan harganya lagi. Namun, jika Sobat membeli produk dalam jumlah yang lebih banyak, maka kami dapat memberikan diskon tambahan sebesar 10%.

Budi: Kami memahami argumentasi Sobat, tapi budget kami terbatas. Kami hanya dapat memesan produk dalam jumlah tertentu. Apakah PT. Maju Terus masih dapat memberikan potongan harga?

4. Taktik Kompromi

Andi: Saya mengerti budget Sobat Bisnis terbatas. Untuk itu, kami dapat memberikan diskon sebesar 5% untuk pembelian minimal 10 produk. Bagaimana dengan kesepakatan tersebut?

Cici: Saya setuju dengan kesepakatan yang ditawarkan oleh Andi. Bagaimana pendapat Sobat?

Budi: Saya setuju dengan kesepakatan tersebut. Kami dapat memesan 10 produk dengan harga Rp 9.500.000,- per produk. Apakah PT. Maju Terus dapat memberikan waktu pengiriman yang tepat waktu?

5. Kesepakatan Bersama

Andi: Tentu saja, Sobat Bisnis dapat mempercayakan pengiriman produk kepada kami. Kami akan memberikan jaminan waktu pengiriman yang tepat waktu. Apakah Sobat Bisnis setuju dengan kesepakatan yang telah dicapai?

Budi: Kami setuju dengan kesepakatan yang telah dicapai. Terima kasih atas kerjasamanya, Andi dan Cici.

Cici: Terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan PT. Maju Terus.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apa itu negosiasi bisnis?

Negosiasi bisnis adalah proses tawar-menawar antara dua pihak atau lebih dengan tujuan mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

2. Apa saja taktik negosiasi yang dapat digunakan?

Ada beberapa taktik negosiasi yang dapat digunakan, seperti taktik penawaran awal, taktik kompromi, taktik pengalihan isu, taktik persuasif, dan taktik kesepakatan bersama.

3. Apa saja hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan negosiasi bisnis?

Sebelum melakukan negosiasi bisnis, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti mempelajari profil lawan negosiasi, menentukan target dan batas harga, serta menentukan strategi negosiasi yang tepat.

4. Bagaimana cara menjaga hubungan baik setelah melakukan negosiasi bisnis?

Untuk menjaga hubungan baik setelah melakukan negosiasi bisnis, ada beberapa hal yang dapat dilakukan seperti memberikan layanan purna jual yang baik, mengirimkan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada lawan negosiasi, serta menjalin komunikasi secara teratur.

5. Apa yang harus dilakukan jika negosiasi bisnis tidak mencapai kesepakatan?

Jika negosiasi bisnis tidak mencapai kesepakatan, maka pihak yang melakukan negosiasi dapat mencari cara lain untuk mencapai kesepakatan yang dapat menguntungkan bagi kedua belah pihak, seperti melakukan negosiasi ulang atau mencari pihak lain yang dapat mencapai kesepakatan yang diinginkan.

Selamat Sobat Bisnis, dengan membaca contoh dialog negosiasi bisnis 3 orang di atas, diharapkan dapat menjadi referensi bagi Sobat Bisnis untuk meningkatkan kemampuan negosiasinya. Ingatlah untuk selalu mempersiapkan diri sebelum melakukan negosiasi dan menggunakan taktik negosiasi yang tepat untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Terima kasih telah membaca artikel ini.

Video:Contoh Dialog Negosiasi Bisnis 3 Orang